Langsung ke konten utama

Postingan

Sepatu Boot terakhir bapak

 Sepatu Boot Terakhir Bapak Setiap sore, Dio selalu menunggu suara derak pintu dapur. Itu tandanya Bapak baru saja pulang dari tempat pengerjaan proyek bangunan. Sepatu boot karet kuning Bapak biasanya sudah penuh lumpur, dan wajah Bapak selalu tampak sangat lelah. Namun, sore itu berbeda. Bapak pulang lebih cepat. Ia duduk di teras, memeluk lututnya, dan menatap lurus ke halaman depan. Di sampingnya, ada sebuah amplop cokelat yang sudah terbuka. "Bapak... kenapa?" tanyakan Dio sambil duduk pelan di samping Bapak. Bapak tersenyum tipis, tapi matanya basah. "Proyek tempat Bapak bekerja sudah selesai, Dio. Dan... tidak ada proyek baru lagi untuk waktu yang lama." dio yang masih kelas 4 SD mungkin belum paham betul arti kata pemutusan hubungan kerja, tetapi ia tahu arti dari mata Bapak yang berkaca-kaca: Bapak sedang merasa gagal. Malam itu, Dio tidak bisa tidur. Ia melihat Bapak duduk di meja makan, memegang krayon dan kertas gambar milik Dio. Bapak menggambar pola-po...
Postingan terbaru

Risalah untuk seorang anak: bagaimana engkau memperlakukan orang tua mu ?

Ini tentang fakta dan realita, bagaimana kehidupan yang sesungguhnya terjadi antara orang tua dan sang anak. Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main dibawah pohon apel itu setiap hari. Ia senang memanjatnya hingga dipucuk pohon, memakan buahnya Dan tidur tiduran diketeduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel itu sangat mencintai anak kecil tersebut. Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya. Suatu hari ia mendatangi pohon apel itu. Wajahnya tampak sedih. "apakah kau datang kemari untuk bermain-main denganku," pinta pohon apel itu. "aku bukan anak kecil lagi yang bermain-main dengan pohon," jawab anak lelaki itu. "aku ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya" Pohon apel itu menyahut, "duh, maaf akupun tak punya uang, tetapi kau...

Sabar, Sadar dan IKhlas Dari Sebuah Ujian Kehidupan

Sabar, Sadar dan IKhlas Dari Sebuah Ujian Kehidupan. tatkala seorang manusia tengah di beri uji coba oleh Tuhannya, apa yang seharusnya manusia itu perbuat?. Uji coba atau ujian adalah suatu hal yang mesti dijalani agar kita dapat berhasil apa yang diraih. sebab setelah keluar dari ujian akan diperoleh sebuah hasil yakni, antara lulus dan tidak lulus. lalu pertanyaan kita bagaimana caranya kita bisa memperoleh hasil yang kita inginkan?. mungkin bisa yang pertama adalah sabar, sebab sabar adalah suatu bekal. memang secara lisan kata sabar ini begitu mudah untuk di ucapkan akan tetapi itu adakalanya sangat berat dilakukan, bahkan teguh berdiri dalam hati. namun, bagi seorang hamba Tuhan akan selalu bisa dan pasti bisa, meskipun dalam wilayah masih berusaha atau sedang berusaha. karena itulah yang Tuhan anjurkan, bahwa manusia di tuntut untuk senantiasa berusaha, berusaha dan berusaha. “Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kela...

tempat wisata tanggamus

  TEMPAT-TEMPAT WISATA YANG ADA DI DAERAH TANGGAMUS 1. Teluk kiluan   teluk Kiluan memang belum seterkenal Teluk Lampung atau Teluk Semangka yang sama-sama terletak di Provinsi Lampung. Teluk ini bahkan jarang tercantum di peta. Padahal, jaraknya tidak terlalu jauh, hanya sekitar 80 kilometer dari Bandar Lampung atau sekitar 60 kilometer dari Kota Agung, ibu kota Kabupaten Tanggamus. Agak sulit untuk mencapai Teluk Kiluan. Apabila ingin menggunakan mobil pribadi, kendaraan terpaksa parkir di Desa Bawang, Kecamatan Punduh Pedada, Kabupaten Lampung Selatan. Dari sana, perjalanan diteruskan dengan ojek. Tarif ojek dari Desa Bawang hingga ke Teluk Kiluan sebesar Rp 30.000. Padahal, jaraknya tidak terlalu jauh, hanya sekitar 10 kilometer Rupanya, kondisi geografis yang sulit membuat tukang ojek memasang tarif tinggi. Untuk menuju Teluk Kiluan, motor itu harus mendaki Gunung Tanggang (1.162 meter). Jalan berupa tanah itu sangat sempit dan licin di waktu hujan...

"Kerudung Labuh Nan Anggun" BY an-nisa

"Kerudung Labuh Nan Anggun" KERINDUAN Detik, menit, jam, hari kian berputar, Tak sadar berlalu begitu cepat. Genap dua tahun aku bersamamu, kau mewarnai hari-hariku, Genap dua tahun engkau melindungiku dr mata yang liar, membantu memperbaiki akhlakku, perlahan,,,, :) . Kerudung labuh nan anggun,, im proud ^_^ . Setialah padaku,aku nyaman besamamu . Ya ALLAH aku rindu menjemput hidayah-MU,,, saat detik-detik hidayah mengetuk jendela hatiku. Bisikan qolbu tepat ba’da shubuh hari senin  tanggal 01-04-2013, dengan syahdunya berbisik, ” Assalamualaikum duhai gadis nan ayu, pakailah kerudung panjang itu kemanapun engkau pergi, Insyaallaah engkau lebih dikenal dan dihormati serta terlindungi, perhatikan kerudung panjang itu,, sangat anggun, pakailah sayang, karna ini kewajibanmu, ini perintah ALLAH yg hukumnya wajib bagi muslimah“. Sungguh Aku rindu :) Walau mereka bilang kerudungku seperti nenek-nenek, mereka bilang ucapanku seperti orang...

MENCIPTAKAN MASA DEPAN

MENCIPTAKAN MASA DEPAN 8 April 2015 pukul 10:35             zaman abad pertengahan islam juga meninggalkan warisan yang hebat dalam sains terapan. hakikat islam, dan semangat imperium baru, menghasilkan banyak pemikiran dan pencipta baru pada zaman itu. manurut salim al-hassani dari university of manchester, beberapa peralatan modern yang menghemat tenaga manusia seperti mesin penjual minuman otomatis bisa saja berasal dari pengaruh islam, profesor al-hassani baru-baru ini telah memperkenalkan beberapa keberhasilan rekayasa industri al-jarazi, seorang insinyur pada abad ke-13 yang meliputi engkol, poros dan piston dengan gerakan bolak-balik kepada bumi --semua komponen utama mesin mobil modern dan masil banyak mesin lainnya. sementara itu, tiga bersaudara yang luar biasa dan brilian, yang disebut sebagai bani musa, menghibur baghdad di abad ke-9 dengan berbagai mesin tipuan yang cerdik, yang pada zaman sekaran...

MAAF AKU EGOIS

maaf aku egois dalam diamku. aku tak berkata apa-apa hanya perasaan yang kadang membuatku resah, terdiam didalam sebuah perasaan itu membuatku enggan untuk berkata, terkadangpun aku sangat berhati-hati ketika berbincang dan mengucapkan beberapa patah kata, aku tahu semua. ketika menunggu momen yang tepat, terkadang tak kunjung datang, dan ketika tergesa-gesa bisa saja, malah salah jalan, MAAF AKU EGOIS, aku ingin mengucapkan kata-kata itu, tapi... aku akan menjadi orang yang egois, karna telah berani mengungkapkan seluruh isi hatiku