Langsung ke konten utama

jangan parkir cinta lo di hati gua lagi

jangan parkir cinta lo di hati gua lagi

padahal malem ini cuacanya gak menunjukkan tanda-tanda adanya kekecewaan, semuany baik-baik aja, bahkan ketika ada adek tingkat datang magrib tadi suasanya malah sangat-sangat baik. hanya saja, secercah harapan yang dulu kutinggalkan kini parkir kembali dihati ini, padahal dulu gua udah pernah bilang, parkir lo bukan disini,.... UDAH PENUH NIH DENGAN CERITA SEMRAWUT KITA DULU, dan waaaw, jengkelnya bukan main, itu kaya ada asteroid datang dan nyium gua dengan ganasnya, sampe2 udah gak bisa apa2 lagi, AMPUN DEEEH......:(

dan gua coba untuk nenangih hati dengan segelas es ekstra joooosss, ternyata baik, baik untuk menambah buruk suasana malam ini. dan amezingnya itu  ESS yang segede gigi kelinci, gua telen untuk nutupin sakit hati ini, akhirnya gua bengong diatas loteng malem ini, sambil ngedongah ke atas langit dan gua bilang, hidup ini indah kawan

 setelah nemuin klimaknya gua baru sadar kalo yang udah ya udah, karna analoginya kayu yang sudah tertancap paku pasti akan menyisakan yang namanya lubang, dan cara untuk menutup lubang pada kayu itu gak ssemudah ngerobohin pohon toge, sama aja kaya kita ngebengkokin besi yang lurus dan setelah kita sadar dan coba meluruskan besi yang bengkok itu ternyata hasilnya gak sama lurus seperti sedia kala, 

itu yang gua pelajari dari pengalaman malam ini melawan masa lalu yang mirip seperti monster dimensi

#ini cerita gue
share and comment tapi yang baik2 ya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Risalah untuk seorang anak: bagaimana engkau memperlakukan orang tua mu ?

Ini tentang fakta dan realita, bagaimana kehidupan yang sesungguhnya terjadi antara orang tua dan sang anak. Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main dibawah pohon apel itu setiap hari. Ia senang memanjatnya hingga dipucuk pohon, memakan buahnya Dan tidur tiduran diketeduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel itu sangat mencintai anak kecil tersebut. Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya. Suatu hari ia mendatangi pohon apel itu. Wajahnya tampak sedih. "apakah kau datang kemari untuk bermain-main denganku," pinta pohon apel itu. "aku bukan anak kecil lagi yang bermain-main dengan pohon," jawab anak lelaki itu. "aku ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya" Pohon apel itu menyahut, "duh, maaf akupun tak punya uang, tetapi kau...

OBJEK EVALUASI PENDIDIKAN

PE NGERTIAN OBJEK EVALUASI PENDIDIKAN Yang dimaksud dengan objek atau susunan evaluasi adalah hal-hal yang menjadi pusat perhatian untuk dievaluasi. Apapun yang ditentukan oleh evaluator atau penilai untuk dievaluasi, itulah yang disebut dengan objek evaluasi. Pada waktu evaluator ingin menilai berat badan siswa, maka yang menjadi obejk evaluasi adalah berat badan siswa, sedangkan angka yang menunujukkan berapa berat badan siswa dimaksud, misalnya 34 kilogram, 40 kilogram, dan sebagainya adalah hasil evalusai.jika evaluator ingin menilai keterampilan siswa   dalam menggunakan termometer, maka yang menjadi objek evaluasi adalah benar tidaknya   gerakan tangan siswa dalam memegang alat, bagaimana siswa meletakkan termometer dibadan anak yang diukur suhunya, kemampuan siswa untuk menentukan berapa lama termometer diletakkan dibagian badan, kemudian juga kemampuan siswa dalam membaca skala yang ada pada termometer, gambaran tentang benar-salahnya siswa menggunakan...

tempat wisata tanggamus

  TEMPAT-TEMPAT WISATA YANG ADA DI DAERAH TANGGAMUS 1. Teluk kiluan   teluk Kiluan memang belum seterkenal Teluk Lampung atau Teluk Semangka yang sama-sama terletak di Provinsi Lampung. Teluk ini bahkan jarang tercantum di peta. Padahal, jaraknya tidak terlalu jauh, hanya sekitar 80 kilometer dari Bandar Lampung atau sekitar 60 kilometer dari Kota Agung, ibu kota Kabupaten Tanggamus. Agak sulit untuk mencapai Teluk Kiluan. Apabila ingin menggunakan mobil pribadi, kendaraan terpaksa parkir di Desa Bawang, Kecamatan Punduh Pedada, Kabupaten Lampung Selatan. Dari sana, perjalanan diteruskan dengan ojek. Tarif ojek dari Desa Bawang hingga ke Teluk Kiluan sebesar Rp 30.000. Padahal, jaraknya tidak terlalu jauh, hanya sekitar 10 kilometer Rupanya, kondisi geografis yang sulit membuat tukang ojek memasang tarif tinggi. Untuk menuju Teluk Kiluan, motor itu harus mendaki Gunung Tanggang (1.162 meter). Jalan berupa tanah itu sangat sempit dan licin di waktu hujan...